KEARIFAN LOKAL DALIHAN NA TOLU, NINIK MAMAK DAN KERAPATAN ADAT NAGARI DALAM MENJAGA KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA DI SUMATERA BARAT DAN SUMATERA UTARA

Sahrul Sahrul, Afrahul Fadhila Daulai

Abstract


Abstrak: Studi ini menganalisis peran kearifan lokal dalihan na tolu, ninik mamak dan Kerapatan Adat Nagari dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Pasaman Barat dan Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana data diperoleh melalui wawancara, pengamatan dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menemukan bahwa kearifan lokal dalihan na tolu di Kabupaten Madina berperan penting dari segi agama, budaya dan sosial dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, karena menerapkan nilai budaya religius, menjaga kekerabatan, humajuon, hasangapon, uhum, pengayom kepada masyarakat dan mengelola konflik. Sedangkan di Kabupaten Pasaman Barat, peranan ninik mamak dan Kerapatan Adat Nagari belum optimal di dalam melaksanakan fungsinya karena minimnya dialog dan kerjasama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama.

Abstract: Local Wisdom Dalihan Na Tolu, Ninik Mamak and Kerapatan Adat Nagari in Maintaining Inter-religious Harmony in West and North Sumatera. This study aims to analyze the role of local wisdoms in maintaining inter-religious harmony in West Pasaman and Mandailing Natal Regency. This research is a qualitative study in which data is obtained through interviews, observations and document studies. Data analysis techniques employ the Miles and Huberman models. This study proposed that the local wisdoms of dalihan na tolu in Madina Regency, play an important role of religion, social and culture in maintaining inter-religous harmony, since it apply seven religious values of humajuon, hasangapon, uhum, and managing the conflict. Meanwhile, in the West Pasaman the role of the ninik mamak and the Kerapatan Adat Nagari still need to be optimized in safeguarding religious harmony which might arise from the lack of dialogue and cooperation with Religious Harmony Forum (FKUB).

Kata Kunci: Mandailing, Minangkabau, kearifan lokal, dialog, agama-agama


Full Text:

PDF

References


Abdullah, M. Amin. Studi Agama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996.

Agus, Bustanudin. Agama Dalam Kehidupan Manusia. Jakarta: Rajawali Press, 2006.

Bungin, M. Burhan. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana, 2007.

Chandra, Ade, et al. Minangkabau Dalam Perubahan. Padang: Yasmin Akbar, t.t.

Harahap, Basyral Hamidy. Madina yang Madani. Madina: Panyabungan, 2004.

Hilda, Lelya. “Revitalisasi Kearifan Lokal Dalihan Na Tolu Masyarakat Muslim Mandailing Dalam Menjaga Harmonisasi Lingkungan Hidup,” dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, Vol. 42, No. 2, 2018.

Ja‘far, Ja‘far. “Tarekat dan Gerakan Sosial Keagamaan Shaykh Hasan Maksum,” dalam Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, Vol. 5, No. 2, 2015.

Ja’far, Ja’far. “Peran Al Jam’iyatul Washliyah dalam Merevitalisasi Madhhab Shafi’i di Era Kontemporer,” dalam Justicia Islamica: Jurnal Kajian Hukum dan Sosial, Vol. 13, No. 1, 2016.

Ja’far, Ja’far. “Respon Dewan Fatwa Al-Jam’iyatul Washliyah Terhadap Isu Akidah dan Syariah di Era Global,” dalam Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, Vol. 10, No. 1, 2017.

Jafar, Jafar. “Al Jam’iyatul Washliyah dan Problem Kepemimpinan Non Muslim dan Perempuan,” dalam Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah, Vol. 17, No. 2, 2017.

Ja’far, Ja’far. “Respons Al Jam’iyatul Washliyah Terhadap Terorisme,” dalam Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 22, No. 1, 2017.

Jamaludin, Adon Nasrullah. Agama dan Konflik Sosial. Bandung: Pustaka Setia, 2015.

Kahmad, Dadang. Sosiologi Agama. Bandung: Rosdakarya, 2002.

Lubis, Z. Pangaduan. Asal Usul Marga-Marga di Mandailing. Medan: Mitra, 2010.

Lubis, Z. Pangaduan. Sipirok Nasoli: Bianglala Kebudayaan Masyarakat Sipirok. Medan: USU Press, 1998.

Nasution, Pandapotan. Adat Budaya Mandailing Dalam Tantangan Zaman. Medan: Porkala, 2005.

Pelly, Usman. Urbanisasi dan Adaptasi Peranan Misi Budaya Minangkabau dan Mandailing. Jakarta: LP3ES, 1994.

Pulungan, Abbas. “Nahdlatul Ulama di Luar Jawa: Perkembangan di Tanah Mandailing,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 2 No. 1, 2018.

Rajamarporang, D.J. Gultom. Dalihan Na Tolu Nilai Budaya Suku Batak. Medan: Armanda, 1992.

Sadiah, Dewi. Metode Penelitian Dakwah. Jakarta: Kencana, 2007.

Sahrul. Agama dan Masalah-Masalah Sosial. Bandung: Citapustaka Media, 2016.

Sahrul. Akulturasi Budaya Etnik Mandailing Dengan Minangkabau di Pasaman Barat. Medan: Citapustaka Media, 2018.

Sahrul. Sosiologi Islam. Medan: IAIN Press, 2011.

Sihombing, Adison Adrian. “Mengenal Budaya Batak Toba Melalui Falsafah “Dalihan Na Tolu” (Perspektif Kohesi dan Kerukunan),” dalam Jurnal Lektur Keagamaan, Vol. 16, No. 2, 2018.

Simanjuntak, Panyaman J. Pedoman Pelaksanaan Dalihan Na Tolu. Jakarta: Puri Mandiri, 1996.

Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press, 1996.

Sumarti, Beti. Revitalisasi Peran Ninik Mamak Dalam Pemerintah Nagari. Yogyakarta: Fisipol UGM, 2010.

Sumbulah, Umi dan Nurjanah. Pluralisme Agama. Malang: UIN Maliki, 2013.

Sunarto, Kamanto. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Fakultas Ekonomi UI, 2004.

Suwarna. UUD 1945 Plus UUD di Indonesia dan Lembaga Tinggi Negara. Jakarta: Limas, 2014.

Suyanto, Bagong dan J. Dwi Narwoko (ed.). Sosiologi Teks dan Pengantar dan Terapan. Jakarta: Kencana, 2004.

Syahnan, Mhd. “Nahdlatul Ulama Scholar in Mandailing Land: A Biography of Shaykh Ali Hasan Ahmad ad-Dary,” dalam Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, Vol. 3 No. 1, 2019.




DOI: http://dx.doi.org/10.30821/miqot.v43i2.606

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: