POLA KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) SUMATERA UTARA

Manshuruddin Manshuruddin

Abstract


Fokus kajian dalam penelitian ini adalah perspektif elit-elit agama di FKUB Sumut tentang pola kerukunan umat beragama (religious harmony), dan bagaimana penerapannya dalam konteks Sumatera Utara. Untuk mengungkap hal itu, penelitian ini menggunakan pendekatan phenomenologic-interpretif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data, prioritas pada FGD (Focus Group Discussion). Dari penelitian ini ditemukan bahwa: Pertama, idealita kerukunan yang dibangun oleh FKUB Sumut berpijak pada pola kerukunan non-pluralisme agama. Pola tersebut memiliki arti bahwa truth claim pada masing-masing agama tidak bisa disamakan karena memiliki landasan teologis yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sebab, pluralitas atau keberagaman adalah suatu keniscayaan. Namun dalam konteks sosial, kebenaran teologis tersebut tidak boleh dipaksakan kepada orang lain, justru setiap individu beragama harus mampu bekerjasama dan sama-sama bekerja untuk kepentingan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.   Kedua, dalam penerapannya, FKUB Sumut melakukan empat hal, yaitu: dialog teologis, interaksi sosial, advokasi dan regulasi serta dialog interaktif. Dialog-dialog merupakan bentuk preventif, yang bersifat tegas pada tataran teologis dan fleksibel pada tataran sosiologis dengan memberdayakan kearifan lokal (local wisdom) masing-masing daerah. Sedangkan advokasi dan regulasi merupakan bentuk penanganan konflik melalui mediasi dan aturan hukum yang berlaku.

Keyword: Pola Kerukunan, Umat Beragama, FKUB Sumut


Full Text:

PDF

References


A.S Hornby, 1983. Oxford Advanced Leaner’s Dictionary of Corrent English, Oxford University Press, London, Cet. 11

Abdul Munir Mulkhan, 2005. Kesalehan Multikultural, Pusat Studi Agama dan Peradaban, Jakarta

Adian Husaini, 2005. Wajah Peradaban Barat: “Dari Hegemoni Kristen ke Dominasi Sekuler-Liberal, Gema Insani, Jakarta

Adian Husaini, 2009. Membendung Arus Liberalisme di Indonesia, Pustaka al-Kautsar, Jakarta

Alodous Huxley, 1947. The Perennial Philosophy, Oxford University Press, Toronto, Cet.2

Anis Malik Thoha, 2007. Tren Pluralisme Agama; Tinjauan Kritis, Gema Insani, Jakarta:

AR. Harahap, (ed), 2012. Ensiklopedi Praktis Kerukunan Umat Beragama, Perdana Publishing, Medan

Arifinsyah, 2013, FKUB dan Resolusi Konflik: Mengurai kerukunan antar Umat Beragama di Sumatera Utara, Perdana Publishing, Medan

BPS Provinsi Sumatera Utara, 2013, BPS- Statistics of Sumatera Utara Sumatera Utara dalam Angka/ North-Sumatra in Figures, Penerbit BPS Sumut, Medan.

Cholil Suhadi, et.al, 2009. Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia, CRCS Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Elin Simamora, et al. 2013, Refleksi Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Sumatera Utara: Sebagai Evaluasi Menuju Penyempurnaan Eksistensi, FKUB-SU, Medan

FKUB Prov. Sumut, 2007. Profil Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sumatera Utara, FKUB SU, Medan

Frithjof Schuon, The Transcendent Unity of Religions, 1993. Quest Book Theosopical Publishing House, Cet. 2

Hamid Fahmy Zarkasyi, 2008. Liberalisasi Pemikiran Islam: Gerakan Bersama Misionaris, Orientalis, dan Kolonialis, CIOS-ISID, Ponorogo

John Hick, 2006. Tuhan Punya Banyak Nama, Terj. Amin Ma’ruf dan Taufik Aminuddin, Interfidei, Cet. 1

Muhammad TWH, 2008. Gubernur Pertama dan DPR Sumatera Utara Pertama, Yayasn PFPK RI, Medan

Ngakan Made Madrasuta (ed), 2006. Semua Agama tidak Sama, Media Hindu

Nurcholish Madjid,1992. Islam Doktrin dan Peradaban, Paramadina, Jakarta, Cet. IV

Poltak YP Sibarani & Bernard Jody A. Siregar, 2005. Beriman dan Berilmu: Panduan Kristen Pendidikan Agama Kristen untuk Mahasiswa,Ramos Gospel Publishing House, Jakarta

Refleksi Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Sumatera Utara: Sebagai Evaluasi Menuju Penyempurnaan Eksistensi, 2013. FKUB-SU, Medan

Setalitbang dan Diklat Depag RI, 2006. Buku Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006/ Nomor 8 Tahun 2006, Setalitbang dan Diklat Depag RI, Jakarta

Stervri Lumintang, 2002. Teologi Abu-Abu (Pluralisme Iman), YPPII, Malang, Cet. 1

Noeng Muhajir, 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif, Raka Sarasin, Yogyakarta, edisi IV Cet. 2,

Burhan Bungin, 2003. Analisa Data Penelitian Kualitatif: Pemahaman Filosofis dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi, RajaGrafindo Persada, Jakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:  

                                                                  

 .....................................................................................