PROBLEMATIKA FUNDRAISING ZAKAT: Studi Kasus BAZNAS di Sumatera Utara

Saparuddin Siregar

Abstract


Abstrak: Penghimpunan zakat di Indonesia telah memiliki payung hukum yang jelas. Akan tetapi, data penghimpunan (fundraising) zakat dan infak Badan Amil Zakat Nasional di Sumatera Utara periode 2015 menunjukkan perolehan zakat yang masih rendah yaitu hanya Rp. 14,55 milyar, dan infak sedekah Rp. 4,82 milyar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi amil dalam penghimpunan zakat untuk menemukan rekomendasi solusi pemecahannya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan mengambil sampel secara purposive beberapa cabang Badan Amil Zakat Nasional se-Sumatera Utara yang memiliki penghimpunan zakat terbesar. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan teknik wawancara. Metode analisis yang digunakan adalah dengan melakukan kristalisasi terhadap beberapa permasalahan pokok, sehingga didapati permasalahan yang paling mendasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa undang-undang dan peraturan zakat belum terlaksana secara efektif, pemerintah kurang memberi perhatian terhadap pengelolaan zakat, dan tidak dimilikinya sumber daya manusia profesional.   

Abstract: The Problems of Zakat Fundraising: A Case Study of BAZNAS in North Sumatra. Alms’ (zakat) fundraising in Indonesia has had comprehensive regulations. However, the collection amount of Alms and charity expenditure (infaq) by BAZNAS in North Sumatera in 2015 still low, it is only Rp 14.55 billion of Alms and Rp 4.82 billion of charity expenditure. This study aimed to analyze the problems faced by the alms collector (Amil) and to find the solutions. This study was descriptive research that took a purposive sample in some of BAZNAS’s Branches in North Sumatera which have big amount of alms collection. The data were obtained using a questionnaire and interview techniques. The analytical method used to perform crystallization of some main issues, so that the most fundamental problem was found. The results showed that the laws and regulations of alms is not implemented effectively, the governments less on given attention to the management of alms and have not professionals human resources.

Kata Kunci: zakat, fundraising, Badan Amil Zakat Nasional, Lembaga Amil Zakat

Full Text:

PDF

References


Alam, Syariful. “Baznas Targetkan Perolehan Zakat 2015 Rp. 4,22 Triliun,” dalam http://www.rri.co.id.

Anto. “Diperkirakan Zakat di Sumut Rp. 2 Triliun,” dalam http://harian.analisadaily.com, 20 Februari 2016. 3 Mei 2016.

Beik, Irfan Syauqi. “Outlook Zakat Nasional 2014, Tantangan UU No 23/2011,” dalam http://www.republika.co.id.

Md. Salleh, Arifin, dan Ramawan Abdul Rahman. “The Important Role of Zakat Organizations to Reinforce World Zakat Program,” dalam Zakat for Poverty Alleviation. Jakarta: FOZ dan WZF, 2011.

Nasar, M. Fuad. “Zakat dalam Riwayat Pemerintahan Indonesia,” dalam http://pusat. baznas.go.id.

Nordin, Rawi, dan Abdullah Said. “Perundangan Zakat di Malaysia,” dalam Fiqh Zakat Malaysia. Kuala Lumpur: Pusat Penerbitan Universiti Teknologi MARA, 2011.

Qardhâwî, Yusuf. Fiqh Zakâh, Juz II. Beirut: Muassasâh Risâlah, 1988.

Ra’ana, Irfan Mahmud. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn al-Khatab. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1997.

Redaksi Forum Zakat. “Ini Bukti Potensi Zakat di Inonesia Besar,” dalam http://forumzakat.org.

Sari, Mutiara Dwi, et al. “Review on Indonesian Zakah Management and Obstacles,” dalam Social Sciences, Vol. 2, Nomor 2, 2013.

Yulianti, Rahmani Timorita, dan Ratnawati Yuni Suryandari. “Suatu Ulasan Kritis tentang Peranan Kepimpinan dalam Membangun Profesionalisme Institusi Zakat,” dalam Geografia: Malaysian Journal of Society and Space, 10 Issue 2, 2014.

“IB Peduli,” dalam http://pusat.baznas.go.id/ib-peduli.

“Prospek Zakat Indonesia 2016,” dalam http://www.dompetdhuafa.org.

Qanun Aceh No. 10 tahun 2007 tentang Baitul Mal.

Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Inpres RI Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah Melalui Badan Amil Zakat Nasional.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:  

                                                                  

 .....................................................................................