RUSSIAN SCHOLARS AND THE QUR’ÂN: Historical Perspective of The Development of Russian Orientalists In The 19th–20th Centuries

Wan Jamaluddin Z

Abstract


Abstrak: Ilmuan Rusia dan al-Qur’an: Perspektif Sejarah Perkembangan Orientalis Rusia abad ke 19 dan 20. Setelah keberhasilan Mullah Usman Ibrahim pada abad ke 18, studi al-Qur’an di Rusia sejak abad ke 19 tidak mengalami kemajuan signifikan. Kondisi ini berlanjut hingga G.S. Sablukov dan D.N Boguslavskiy pada akhirya menciptakan karya sendiri mereka tentang tafsir al-Qur’an pada masa paruh kedua abad ke 19. Perkembangan tradisi Rusia dalam pengkajian al- Qur’an semakin pesat ketika ilmuan Rusia yang lain, I. Yu. Krachkovsky, memper- kenalkan pendekatan baru dalam memahami dan menginterpretasi Kitab Suci al- Qur’an bagi masyarakat Rusia pada awal abad ke 20. Dalam makalah ini penulis mengemukakan bahwa sangat disayangkan, ilmuan Rusia memasuki era kegelapan dalam pengkajian al-Qur’an ketika regim Komunis Soviet menagmbil alih kendali pemerintahan dan memperkenalkan kebijakan dan propaganda ateistis pada paruh kedua abad ke 20. Makalah ini berupaya untuk menganalisa sejarah perkembangan studi al-Qur’an dalam kondisi sosial, kultur dan politik atmosfir akademis Rusia.


Key Words: Qur’an, Qur’anic studies, Russian Orientalists, interpretation


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30821/miqot.v35i1.129

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: